Keratitis Adalah Jenis Penyakit yang Seperti Apa?

Keratitis Adalah Jenis Penyakit yang Seperti Apa?

Blog

Sumber: hellosehat.com

Keratitis mungkin bukanlah kata yang sering diucapkan. Nama penyakit yang satu ini
memang cukup asing untuk di dengar. Apa sih keratitis itu? Menurut alodokter.com keratitis
adalah peradangan atau inflamasi pada kornea mata. Hal ini terjadi disebabkan oleh infeksi
atau cedera mata. Penyakit ini juga dapat menyebabkan komplikasi jika tidak segera
ditangani dengan tepat. Peradangan ini juga dapat menyebabkan kebutaan, penurunan
penglihatan sementara atau pun secara permanen dan pembengkakan jaringan parut pada
kornea. Biasanya peradangan ini sering diderita oleh pengguna lensa kontak. Kondisi ini
menyebabkan mata kemerahan, sensitif terhadap cahaya dan terasa perih.
Apa saja gejalanya? Gejala awal dari keratitis adalah mata merah dan disertai
dengan gejala lainnya seperti kesulitan atau tidak bisa membuka mata, sensasi ada benda
kecil seperti pasir di dalam mata, mata mengeluarkan air atau kotoran terus menerus dan mata
akan sensitif terhadap cahaya. Sekilas mungkin gejala yang ditimbulkan sangat sepele dan
ringan, seperti kelilipan sesuatu. Namun karena terjadi dalam durasi waktu yang lama dan
terus menerus, hal ini dapat membahayakan organ mata.


Apa yang menjadi penyebab dari keratitis ini? Banyak hal yang menjadi penyebab
dari keratitis ini. Penyebabnya antara lain seperti infeksi virus, bakteri, parasit atau jamur.
Namun, penyebab utamanya adalah cedera dari kornea. Cedera ini dapat karena pemakaian
kontak lensa, kontaminasi zat kimia, dan goresan asing pada kornea. Jika kamu pengguna
lensa kontak, lebih baik berhati-hati agar tidak mengakibatkan cedera terhadap kornea mata
dan menyebabkan peradangan. Jangan lupa untuk selalu membersihkan lensa kontak dan
jangan pakai dalam durasi yang cukup lama untuk melindungi mata dari peradangan.
Menurut hellosehat.com keratitis adalah penyakit yang sebenarnya dapat pulih dengan
sendirinya. Namun hal ini terjadi tergantung pada penyebabnya. Terdapat beberapa cara
untuk mengobati infeksi mata karena peradangan keratitis seperti:

1. Antibiotik
Antibiotik oral dapat digunakan untuk mengobati infeksi akibat keratitis
bakteri yang tergolong sedang hingga berat. Antibiotik dapat berfungsi untuk
melawan bakteri dan menghilangkan infeksi pada mata.

2. Transplantasi kornea
Transplantasi kornea adalah operasi yang digunakan untuk menghilangkan
semua bagian kornea yang rusak dan menggantinya dengan jaringan kornea
yang sehat dari mata pendonor yang sesuai. Transplantasi dapat dilakukan
untuk mengobati infeksi mata akibat keratis acanthamoeba. Acanthamoeba
adalah jenis parasit yang bisa membuat kornea meradang dan cenderung sulit
disembuhkan. Ini biasanya dapat jadi jalan terakhir ketika peradangan semakin
parah atau mengalami penurunan penglihatan secara permanen.
3. Air mata buatan
Jika keratis yang kamu alami masih tergolong ringan, kamu dapat
menggunakan air mata buatan. Pengobatan ini bekerja dengan cara
meningkatkan jimlah cairan pada mata dan mengurangi penguapan air mata.
Air mata buatan dapat berbentuk obat tetes, gel atau salep. Pemilihan
disesuaikan dengan peyebab dan gejala yang dialami. Untuk mengobati infeksi
akibat keratitis parah, kamu membutuhkan obat dengan bentuk salep atau gel.
Gejala penyakit mata memang sering dianggap ringan oleh kebanyakan orang. Mata
yang merah biasanya banyak dibiarkan begitu saja tanpa penanganan. Meski pun keratitis
ringan dapat sembuh dengan sendirnya, tetapi kamu harus tetap menjaga mata dan lebih
perhatian kepada organ mata karena mata adalah organ yang sanga penting. Oleh karena itu,
jika sesuatu terjadi pada matamu, terlebih gejala yang kamu rasakan seperti yang tertera di
atas, segeralah berkonsultasi pada dokter. Keratitis adalah peradangan pada mata yang dapat
menjadi parah jika tidak diobati. Jika kamu merasa ada kendala dengan mata, segera mencari
penanganan yang tepat agar tidak terjadi komplikasi yang dapat merugikanmu. Jangan
sampai kamu kehilangan penglihatanmu karena kurangnya perhatian pada mata.